BaliMuslim.com

Pusat Informasi Muslim di Bali | Masjid | Rumah Makan Halal

balimuslim.com | Pusat Informasi Muslim Bali

Masjid Agung Jami', Singaraja

Masjid Agung Jami'
Jalan Imam Bonjol 65
Singaraja

Setelah shalat Dhuhur di Masjid Nur yang terletak di jalan Erlangga, saya kembali ke mobil dan melanjutkan perjalanan untuk pulang kembali ke Kuta. Baru beberapa menit perjalanan tepatnya dari jalan Erlangga belok kanan sekitar 200 meter saya lihat masjid Agung Jami' di depan mata saya. Saya tertegun juga di depan masjid ini karena bentuk pintunya yang unik style Bali. Nampak megah, terutama hiasan di pintu dan atap pintu gapura masuk masjid. Sayang karena waktu mendesak saya tidak bisa masuk ke dalam untuk mengambil beberapa foto masjid ini, namun kemegahan gapura pintu masuk nya telah membuat saya kagum dengan ide desain pintu gerbang yang bercorak stil Bali ini.
Dinding pagar dan pintu gerbangnya dilapisi dengan batu marmer yang nampak kontras dengan warna cat daun pintu masuknya. Kalau kita lewat di jalan ini, maka inilah pemandangan yang paling indah yang saya lihat dari deretan bangunan-bangunan yang ada sepanjang jalan ini. Subhanallah.

Kalau kita lewat di jalan ini pasti kita akan menoleh karena keunikan bangunannya dibanding bangunan sekelilingnya. Begitu indah, kita tak akan pernah bosan memandangnya, bahkan seandainya engkau berdiri di depan pintu itu, berjam-jam tak akan ada hal yang membuatmu bosan dan ingin segera pergi.
Saya tahu, masih banyak masjid-masjid lain di dunia yang lebih megah dan puluhan bahkan ratusan kali luas dari masjid ini. Tapi keadaan waktu itu telah membuat pemandangan 'rumah Allah' didepan saya ini begitu menakjubkan. Perasaan ini kadangkala tak bisa setiap saat muncul. Kita tak bisa setiap saat menitikkan air mata ketika mengingatNya. Saya tak setiap saat mendengar bunyi adzan bisa menitikkan air mata, tapi hal ini sering kali muncul tiba-tiba.

Saya teringat beberapa puluh tahun yang yang lalu ketika dinas/kerja pertama kali di Ambon atau tepatnya di desa Laha. Waktu itu tempatnya sepi dan beberapa haRI awal tinggal di sana saya bingung karena tak pernah menjumpai masjid, hingga suatu hari ada teman (orang Maluku asli) yang bilang kalau ada sebuah masjid di sebuah desa sebelah, nama desanya Air Manis. Begitu Jum'at tiba saya mencoba jalan kaki mencari masjid ini dan Alhamdulillah bisa ketemu.
Tempat nya betul-betul masih suasana kampung, sepanjang jalan tanah yang saya lewati rumah-rumah penduduknya masih terbuat dari atap rumbia (alang-alang). Begitu juga ketika tiba di masjid itu yang tak begitu luas, bangunannya tak berdinding hanya terdiri dari empat tiang yang menopang atapnya. Lantainya lebih sederhana lagi, polos hanya ditutupi kerikil-kerikil batu. Sajadah tipis yang saya hampar tak pernah rata dan lurus, maklum latainya bukan dari keramik atau marmer atau diplester. Jadi ketika kita sujud dahi kita akan 'mendarat' di permukaan kerikil-kerikil ini. Seumur-umur, seingat saya belum pernah sholat di masjid yang seperti ini, tanpa dinding dan lantainya masih dilapisi kerikil dan batu-batu. Tapi saat itu hati saya penuh dengan kebahagian semata setelah di tempat baru mencari-cari dimana masjid supaya bisa sholat Jumat akhirnya bisa ketemu lokasinya. Jadi ketika sujud saya tak bisa membendung air mata kebahagian bahwa saya mendapatkan apa yang selama ini saya rindukan. Allahuakbar.

Masjid Agung Jami' di Singaraja 

 Masjid Agung Jami' di Singaraja

Masjid Agung Jami' di Singaraja

Masjid Agung Jami' di Singaraja

 

balimuslim.com | Panduan Wisata Bali untuk Wisatawan Muslim

Sebuah eBook untuk Wisatawan Muslim yang ingin ke Bali

Hanya Rp 25.000 atau USD 2 saja

Pembangunan/Renovasi Masjid

Musholla Al Hidayah

Facebook FanBox

Bali Muslim Tours Tweets

Search


You are here: Home Buleleng Area Msjid Agung Jami'

Thank you for choosing us