BaliMuslim.com

Pusat Informasi Muslim di Bali | Masjid | Rumah Makan Halal

balimuslim.com | Pusat Informasi Muslim Bali

Masjid Jami' Mujahidin Tanjung Benoa
Masjid Jami' Mujahidin, Tanjung Benoa, Nusa Dua.Lokasi Tanjung Benoa, Nusa Dua.
Masjid ini terletak di ujung sebelah utara Tanjung Benoa. Bila dari jalan By Pass Ngurah Rai menuju Nusa Dua sebelum masuk ke pintu gerbang BTDC Nusa Dua, anda harus belok ke kiri untuk mencapai masjid ini. Di sepanjang jalan lokasi hotel-hotel bintang empat dan bintang lima serta tempat wisata air (water sport) bertebaran.

Maklum daerah ini juga terkenal sebagai obyek wisata air yang terkenal di Bali. Anda akan menemukan banyak perusahaan yang menyediakan aktivitas olah raga air seperti Parasailing, Banana Boat, Wake Board, Water Ski, Fly Fish, Snorkeling, Diving, bahkan berlayar hingga ke Turtle island untuk menikmati wisata penangkaran Penyu. Oya, saya juga punya teman disini namanya Pak Wayan Kartika yang mengelola Pandawa Marine Adventures jadi kalau anda berniat wisata ke daerah ini bisa juga langsung bertemu dia di kantornya.

Lewati jalan ini yang hiruk pikuk dengan berbagai tawaran atraksi watersport-nya hingga menuju bibir pantai Tanjung Benoa, maka anda akan menemukan masjid Jami' Mujahidin ini. Awalnya waktu saya kesini, saya kesasar hingga ke bibir pantai Tanjung Benoa, jadi saya bingung karena di depan mobil yang tampak adalah pantai plus lautnya. Namum saya tidak menyesal karena pemandangan dari pantai ini juga terlihat begitu indah. Pantai dan lautnya bersih. Di laut banyak berseliweran Jet Ski hilir mudik. Tak seberapa jauh runway Bandara Ngurah Rai dengan hutan bakaunya juga jelas kelihatan dari sini.

Sekarang ketika selesai menikmati pemandangan ini, bagi saya adalah pertanyaan mana masjidnya? saya bingung padahal di depan tadi saya lihat rambu lalu lintas yang berlogo kubah masjid, jadi saya pikir sebentar lagi akan ketemu dalam perjalanan, tapi ternyata tidak. Untunglah anak saya yang di mobil, Ita bilang kalau masjidnya sudah dilewati. Sebuah pengalaman yang terlupakan, kalau kita mau cari masjid jangan selalu lihat ke kanan kiri jalan. Agar lebih mudah lihat juga ke atas, ke kubah atau menaranya! jadi lebih gampang kita temukan. Rupanya kami kelewatan jalannya, harusnya beberapa meter sebelu ke pantai ini ada jalan kecil ke kanan, disitulah masjid Jami' Mujahidin ini berada.

Masjid nya tidak begitu besar, namun cukup luas karena terdiri atas dua lantai. Pintu masuk dihiasi dengan gapura style Bali. Di lantai atas tempat untuk sholat utama sedang di bawah kelihatannya untuk tempat pengajian atau TPA. Tak ketinggalan saya juga lihat sebuah bedug yang cukup besar di sebelah pintu masuk masjid yang seolah-olah ikut menyambut kehadiran kita di masjid ini. Tempat wudhunya di sebelah depan di lantai bawah menyatu dengan bangunan masjid ini. Antara pintu pintu masuk ruangan lantai bawah dan tempat wudhu ada tangga kayu untuk menuju ke lantai atas. Sebelum naik ke lantai atas di sebelah tangga akan kita lihat sebuah prasasti yang bertuliskan peresmian masjid ini pada tanggal 8 Maret 1997 atau 28 Syawal 1417H oleh Bupati KDH. Tk. II Badung, I G B. Alit Putra (waktu itu)

Benar-benar sangat efisien tempat, mungkin karena terbatasnya lahan jadi setiap ruangan betul-betul di disain supaya berfungsi maksimal. Ini sangat mengharukan saya. Pengurusnya pasti ingin mengembangkan masjid ini lebih baik dan lebih besar lagi, namun untuk lebih besar lagi rasanya sudah tidak mungkin, karena di sekelilingnya adalah rumah-rumah penduduk asli Bali. Jadi mereka memanfaatkan semua ruangan yang sudah ada agar maksimal untuk sarana ibadah. Berbeda dengan masjid yang mempunyai lahan sangat luas, kita pasti akan sangat takjub melihat hamparan permadaninya. Pilar-pilarnya yang lebar dan lampu-lampu kristalnya yang menggantung sangat megah akan membuat kita sangat takjub. Hamparan kebunnya akan dihiasi dengan bunga yang warna-warni. Yang kadang kala kalau kita melihat foto-fotonya saja sudah bisa kita bayangkan betapa megahnya masjid tersebut, hal ini juga membuat bangga perasaan kita.

Tetapi di masjid ini, atau tepatnya masjid-masjid lain umumnya di Bali tidak seperti itu. Di Bali lahan sangat terbatas dan bahkan untuk administrasi perijinannya setahu saya sangat selektif! tidak semudah misalnya seperti di Jawa atau daerah lainnya yang asal ada dana bisa membangun kapan saja dimana saja, inilah uniknya. Dan indahnya bagi kami yang di Bali adalah, dengan kondisi ini kita mampu berkembang dan membina kerukunan hidup damai dengan umat lainnya di Bali. Ini tak lepas dari peran serta para pemuka agama dan ulama yang ada di Bali yang telah berusaha dan berupaya menciptakan kondisi seperti ini.

Jadi inilah perasaan yang selalu ada di hati saya setiap masuk masjid baik di Bali maupun tempat lainnya. Di samping itu tentu saya bersukur kepada Allah SWT, bisa sholat dan kembali bisa bersujud memenuhi kewajiban saya. Saya tidak terlalu terpukau akan kemegahan dan kebesaran bangunannya. Tapi spirit yang ada di para pengurus masjid atau Takmir yang selalu tak pernah putus asa berupaya untuk mengembangkan tempat ibadah kita walau dengan kondisi terbatas tak pernah padam, itu sangat mengharukan dan membesarkan hati. Life is beautiful, dimana saja. Subhanallah.

 

Masjid Jami' Mujahidin, Tanjung Benoa, Nusa Dua.

Masjid Jami' Mujahidin, Tanjung Benoa, Nusa Dua.

Masjid Jami' Mujahidin, Tanjung Benoa, Nusa Dua.

Masjid Jami' Mujahidin, Tanjung Benoa, Nusa Dua.

 

balimuslim.com | Panduan Wisata Bali untuk Wisatawan Muslim

Sebuah eBook untuk Wisatawan Muslim yang ingin ke Bali

Hanya Rp 25.000 atau USD 2 saja

Pembangunan/Renovasi Masjid

Musholla Al Hidayah

Facebook FanBox

Bali Muslim Tours Tweets

Search


You are here: Home Nusa Dua Area Masjid Jami' Mujahidin, Tanjung Benoa.

Thank you for choosing us