BaliMuslim.com

Pusat Informasi Muslim di Bali | Masjid | Rumah Makan Halal

balimuslim.com | Pusat Informasi Muslim Bali

Masjid Al Qomar di Denpasar

Simbol Menyama Braya Antarumat Beragama

balimuslim.com | Masjid Al Qomar DenpasarArsitektur masjid masih lekat dekat dengan ke-Bali-annya. Masjid itu menjadi harmonisasi hubungan antarumat beragama.

Masjid itu dibangun di atas lahan seluas 5,9 are dengan luas bangunan 3,5 are, Masjid Al Qomar tampak megah nan artistik. Masjid Al Qomar beradadi ujung Jalan Pura Demak Banjar Buagan, Denpasar Barat, Kota Denpasar.

“Dulu, masjid ini awalnya hanya musala. Bangunannya kecil, hanya 5m x 5m. Lalu warga ramai-ramai menghibahkan tanah mereka. Areal masjid meluas jadi 2 are, lalu bertambah menjadi 3,5 are dan akhirnya berkembang seperti sekarang,” tutur H. Supandi, Ketua Rukun Warga Muslim (RWM) Al Qomar, Minggu (29/6).

Masjid kebanggaan warga Banjar Buagan ini dikenal dengan nama Masjid Demak. Orang mungkin awalnya menduga bahwa arsitektur bangunan masjid Al Qomar mirip dengan Masjid Agung Demak di Jawa Tengah. Ternyata bukan. Masjid Al Qomar dibangun dengan arsitektur Bali yang kental. Nama Demak ternyata mengacu pada lokasi masjid, jalan Pura Demak.

“Dulu, Kelihan Dinas Banjar Buagan, AA Made Sudarsana pernah menuturkan bahwa nama Jalan Pura Demak sebagai simbol menyama braya, artinya hubungan yang harmonis antarumat beragama. Pura, identik dengan Hindu dan Demak identik dengan Islam. Di ujung selatan jalan Pura Demak ada Masjid Al Qomar dan di ujung utara ada Pura Pedemakan,” ujar H. Supandi.

H. Supandi masih menyimpan banyak pesan dari Kelihan Dinas Banjar Buagan AA Made Sudarsana. Yang paling H. Supandi ingat dan masih dipertahankan sebagai pegangan hidup adalah persepsi AA Made Sudarsana terkait warganya.

“Kelihan AA Made Ssudarsana tak mau menyebut kami warga pendatang. Beliau tidak suka dengan istilah warga pendatang. Semuanya adalah warga Buagan. Karena pada awalnya di sini dulu sawah. Enggak ada yang benar-benar penduduk asli di sini,” tutur H Supandi.

Memasuki bulan suci Ramadhan, Masjid Al Qomar rutin mengadakan buka bersama setiap hari hingga hari terakhir bulan Ramadan. Panitia masjid menyediakan takjil gratis sebanyak 350 buah tiap harinya. Bukan hanya takjil, Masjid Al Qomar juga menyediakan nasi kotak lengkap dengan lauk pauk. Warga Muslim yang hendak berbuka puasa layak mencobanya.

“Tiap hari kami menyediakan 350 takjil. Masjid hanya menyalurkan. Takjil yang dibagikan diperoleh dari sumbangan warga sekitar masjid,” ujar H Al Nedi, panitia takjil dan iktikaf Masjid Al Qomar.
H Al Nedi mengatakan, pada Ramadan, Masjid Al Qomar juga rutin memberikan santunan pada yatim piatu, kaum duafa, dan dan fakir miskin pada 17 atau 21 Ramadan. Pemberian santunan muncul dari inisiatif warga sekitar yang sadar akan pentingnya makna berbagi.

“Dulunya kami memberikan santunan tak kurang dari 300 orang. Semoga untuk tahun ini bisa lebih dari tahun lalu. Santunan juga berasal dari bantuan warga sekitar yang dikelola oleh masjid,” ujar H Al Nedi.

H Al Nedi juga menjelaskan, pada sepluh terakhir bulan Ramadhan, Masjid Al Qomar juga menggelar Sahur bersama. Kegiatan sahur bersama diawali dengan kegiatan beriktikaf. Umat Islam percaya bahwa di antara sepuluh terakhir Ramadan, ada satu malam yang sangat spesial yang tidak bisa diprediksi kapan kehadirannya. Malam spesial tersebut diberi nama malam Lailatul Qodar.

balimuslim.com | Masjid Al Qomar Denpasar

balimuslim.com | Masjid Al Qomar Denpasar

balimuslim.com | Masjid Al Qomar Denpasar

Catatan:
Sumber artikel: M.Qomaudin, Koran Tribun Bali, 5 Juli 2014.
Sumber gambar: foto koleksi balimuslim.com, 3 Mei 2015.

 

balimuslim.com | Panduan Wisata Bali untuk Wisatawan Muslim

Sebuah eBook untuk Wisatawan Muslim yang ingin ke Bali

Hanya Rp 25.000 atau USD 2 saja

Pembangunan/Renovasi Masjid

Musholla Al Hidayah

Facebook FanBox

Bali Muslim Tours Tweets

Search


You are here: Home Denpasar area Masjid Al Qomar

Thank you for choosing us