BaliMuslim.com

Pusat Informasi Muslim di Bali | Masjid | Rumah Makan Halal

balimuslim.com | Pusat Informasi Muslim Bali

Masjid Soko Tunggal.
Lokasi Kompleks Taman Sari (Water Palace).
Keraton Kesultanan Yogyakarta.
Masjid Soko TunggalMasjid ini pernah saya kunjungi pada puluhan tahun yang lalu. Waktu itu saya bersama tamu dari Swedia sedang jalan-jalan di Yogya dan pada saat itulah, diluar itinerary yang telah diprogram tamu saya bertanya "apa bisa kita mengunjungi sebuah masjid yang unik dan terkenal di Yogya ini?"

Rupanya dia pernah membaca tentang masjid ini di sebuah buku "Guides Java". Saya tentu saja tidak tahu, karena saya juga baru dua kali datang ke Yogya selama hidup saya dan tempat saya di Kuta, Bali. Bukan di sini. Masjid yang terkenal mungkin ada tapi yang unik dan mengundang perhatian orang tentu tidak gampang menemukannya.

Pada saat itu saya seperti warga muslim lainya kalau ke masjid tahunya hanya untuk shalat dan shalat berjamaah, bukan untuk melihat (baca: memperhatikan) bangunannya. Selesai shalat dan berdoa biasanya langsung pulang. Kita, maaf saya tak pernah memperhatikan misalnya, apakah lantainya itu dari marmer atau keramik, apa cat dindingnya sudah mengelupas atau tidak, atau apakah kubahnya memakai bentuk setengah bulat atau bentuk bawang. Saya kira itu hanya urusannya pengurus masjid. Jadi pada saat itu saya baru tahu kalau ada masjid yang unik! dan tahunya pun dari orang yang jauh yaitu dari Swedia.
Karena tugas saya adalah memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada tamu saya, maka saya berusaha mencari tahu masjid ini. Alhamdulillah waktu itu dengan modal "malu bertanya sesat di jalan" saya menemukan letak masjid ini.

Masjid Soko Tunggal ini terletak di kompleks Keraton Kesultanan Yogyakarta dan tepatnya didepan pintu masuk obyek wisata Taman Sari. Keistimewaan dari masjid ini terletak pada soko guru (tiang penyangga utama) nya yang hanya satu buah dan ditopang oleh batu penyangga yang biasa disebut Umpak, yang berasal dari zaman pemerintahan Sultan Agung Hanyokro Kusumo dari Kerajaan Mataram Islam dengan disain berbentuk Joglo Jawa. Saya baru tahu kalau uniknya itu karena hanya menggunakan satu pilar, biasanya bangunan berkonsep Joglo Jawa disangga oleh minimal empat soko guru. Keunikan lain, masjid ini dibangun tanpa menggunakan paku.

Dan hari ini di bulan Juni 2009 ketika saya sedang survey berbagai obyek wisata di Yogya saya teringat kembali untuk mengunjungi masjid ini. Harinya masih pagi namun langkah-langkah kaki wisatawan domestik maupun asing di sekitar keraton sudah menampakkan kesibukannya. Sebuah kenangan muncul seperti yang telah saya utarakan di atas, tapi kali ini saya datang untuk mengabadikannya untuk berbagi keunikan masjid ini dengan pengunjung web balimuslim.com. Saya berjalan mengitari masjid ini lebih lama dari waktu puluhan tahun yang lalu. Mengagumi ternyata banyak karya umat Islam yang juga sangat kreatif dalam upaya menunjukkan kebesaranNya dan kita sebagai mahluk ciptaannya tak pernah dibatasi untuk mendapatkan petunjuk dan hidayahNya selama kita berikhtiar untuk mencarinya. Subhanallah.

Masjid Soko Tunggal

 

Masjid Soko Tunggal

Pada saat foto-foto itu, saya melihat di salah satu dinding kacanya tertempel tulisan sebagai berikut:

Jika kita terus menunggu waktu yang tepat "untuk memulai", mungkin kita tidak akan pernah memulainya.
Dimanapun anda berada, buatlah diri anda seorang yang berguna.
Dalam hidup ini baiknya bukan untuk "melebihi orang lain" tetapi untuk menjadi "diri kita yang lebih baik" dari hari kemarin.
Watak/tabiat anda menentukan keberuntungan anda.
Tanamlah benih (bibit) budi kebaikan, maka akan tumbuhlah paham "kedamaian" sebagai tempat berteduh yang nyaman.
Berteman-baiklah dengan orang yang "berkata benar", bukan dengan orang yang membenarkan kata-kata anda - yang belum tentu benar.
Marilah kita JUJUR walau pahit, buahnya akan terasa manis.
Anda akan mendapatkan yang terbaik dari orang lain bila anda memberikan yang terbaik dari diri anda kepada orang lain.
Yang paling berat dalam hidup ini bukanlah "bekerja", melainkan "bila tidak ada yang dikerjakan".
Jadikan "kekurangan kita" sebagai motivasi agar kita bisa lebih baik, bukan untuk dimaklumi!.
Semakin kita mendisiplinkan - semakin berhasillah diri kita.
Tumbuh kembangkanlah kepada generasi penerus untuk: TIDAK IRI, TIDAK SERAKAH, TIDAK BERBUAT JAHAT.

Masjid Soko Tunggal

Masjid Soko Tunggal

Masjid Soko Tunggal

 

balimuslim.com | Panduan Wisata Bali untuk Wisatawan Muslim

Sebuah eBook untuk Wisatawan Muslim yang ingin ke Bali

Hanya Rp 25.000 atau USD 2 saja

Pembangunan/Renovasi Masjid

Musholla Al Hidayah

Facebook FanBox

Bali Muslim Tours Tweets

Search


You are here: Home Catatan Masjid dalam Perjalanan Masjid Soko Tunggal, Yogyakarta

Thank you for choosing us