BaliMuslim.com

Pusat Informasi Muslim di Bali | Masjid | Rumah Makan Halal

balimuslim.com | Pusat Informasi Muslim Bali

Masjid Nur, Singaraja

Masjid NUR
Jalan Eralngga
SIngaraja

Dari Lovina sebelum pulang menuju ke Kuta di pertigaan menuju ke Denpasar saya turun dari mobil, saya bertanya ke salah seorang yang ada di depan toko pinggir jalan, dimana masjid terdekat dari tempat ini. Alhmadulillah, biasanya kadang-kadang saya mendapat jawaban "oh, maaf saya tidak tahu" tapi kali ini saya mendapat jawaban yang benar. Dia menunjukkan arah masjid yang terdekat, dan setelah mengucapkan terima kasih saya menuju (tepatnya mencari-cari lokasi masjid yang dimaksud, maklum saya tidak begitu tahu Kota Singaraja), akhirnya saya menjumpai masjid tersebut.

Tapi saya agak terkejut.
Pertama saya lihat masjid ini sudah agak tua dan tidak terawat, temboknya nampak kusam seakan-akan tak pernah disentuh oleh kwas cat tembok bertahun-tahun padahal lokasinya tepat dipinggir jalan kota.
Kejutan kedua, saya tak melihat tanda-tanda kehidupan masjid maksud saya tak nampak seorangpun yang sedang duduk-duduk atau shalat padahal waktu Dhuhur baru saja tiba. Biasanya jam-jam 12.30 ini masjid pasti belum senyap dengan umat yang keluar masuk untuk sholat Dhuhur tapi yang ini tidak, sama sekali tak terlihat satu orang pun didalamnya. Sehingga sebelum menyeberang jalan menuju masjid ini saya memastikan dulu, bertanya ke tukang parkir apa masjid ini masih dipakai ketika dijawab masih, barulah saya menyeberang menuju masjid ini.
Kejutan ketiga, saya tak menjumpai pintu masuk! saya berkeliling mencari pintu dari ujun ke ujung namun tak satu pun saya jumpai pintu yang terbuka, semua terkunci. Saya tentu saja bingung, kalau saya melompati pagar yang ada tentu saya akan menjadi tontonan orang yang ada di jalan raya ini, atau bisa-bisa saja saya diteriaki maling. Yang ini tentu saja tidak saya lakukan, karena jauh-jauh saya datang dari rumah di Kuta ke Lovina, Singaraja bukan untuk menjadi pesakitan. Apa kata dunia nanti :)
Tapi saya pun masih tidak percaya, rasanya tidak mungkin pintu masjid siang hari begini tertutup atau dikunci. Jadi saya berusaha mencari lagi, untunglah
ketika saya sudah keliling mencari pintu masjid ini ke sasar ke pintu rumah yang bersebelahan dengan masjid Nur ini. Di depan rumah tersebut keluar seorang Ibu kelihatannya ingin pergi keluar, jadi saya bertanya kepada beliau bahwa saya mau shalat di masjid tapi tidak bisa masuk karena pintu2 tertutup (terkunci). Saya berharap dari jawaban beliau tidak ada kejutan lagi, dan Alhamdulillah, saya mendapat jawaban yang tepat!
Dia menunjuk saya pintu masjid di sebelah rumahnya, tapi saya bilang itu terkunci. Ibu itu sambil tersenyum bilang memang 'kelihatannya terkunci' tapi sebeltulnya tidak, beliau bilang 'coba tarik aja pak gemboknya nanti dia akan terbuka'. Begitulah, rupanya pintu yang saya lihat itu memang tertutup dan digembok tapi ujung gemboknya tidak ditekan sampai betul-betul ke dalam, sehingga kita masih bisa mengeluarkannya tanpa anak kunci. Jadi yang salah dalam hal ini adalah ............ saya sendiri. Kurang cermat dan teliti.
Coba saya ingat iklan tentang uang .. dipegang.. diraba..diterawang.. saya tidak akan mengalami kesulitan seperti ini. Saya tentu saja beristigfar.....

Terima kasih ibu yang budiman, karenanya saya bisa menjalankan sholat Dhuhur di masjid Nur ini. Rasa penat keliling karena mencari-cari pintu tadi langsung sirna menjadi kebahagiaan karena bisa menghadap dan bersujud kehadapan-Nya di siang hari yang terik ini.

Masjid Nur di Singaraja

Masjid Nur di Singaraja

Masjid Nur di Singaraja

Masjid Nur di Singaraja

Masjid Nur di Singaraja

 

balimuslim.com | Panduan Wisata Bali untuk Wisatawan Muslim

Sebuah eBook untuk Wisatawan Muslim yang ingin ke Bali

Hanya Rp 25.000 atau USD 2 saja

Pembangunan/Renovasi Masjid

Musholla Al Hidayah

Facebook FanBox

Bali Muslim Tours Tweets

Search


You are here: Home Buleleng Area Masjid Nur

Thank you for choosing us