BaliMuslim.com

Pusat Informasi Muslim di Bali | Masjid | Rumah Makan Halal

balimuslim.com | Pusat Informasi Muslim Bali

Hesty Dewi Rahman Tulus Itu Menyenangkan

Kerja sama merupakan kata kunci pertama untuk sukses. Dengan jalinan kerja sama yang indah pula, tugas Pengurus Wilayah  Muslimat NU Bali sebagai leading sector peringatan HUT ke -49 BKOW Daerah Bali  berhasil mendapatkan apreasiasi positif banyak kalangan.  

”Kami mengawal tugas dan pekerjaan dengan komitmen demi menyukseskan acara. Apalagi kami juga banyak melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, mengintegrasikan berbagai kepentingan untuk keberhasilan bersama,” demikian diungkapkan Hesty Dewi Rahman S.P., salah seorang pengurus PW Muslimat NU Bali bidang kesehatan ini, saat ditemui usai acara seminar  “Sukses Menuju Industri Kreatif Berbasis Keluarga,” di Hongkong Garden Restoran Denpasar pekan lalu.
Dengan wajah sumringah Hesty Rahman, begitu panggilannya,  sebagai sekretaris Panitia HUT ke-49 Badan Kerja sama Organisasi Wanita Daerah Bali mengatakan kegiatan seminar sebagai salah satu rangkaian acara ulang tahun.
“Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Provinsi Bali  Ni Luh Praharsini, S.H. hadir mewakili Gubernur Bali,  telah membuka seminar nasional yang digelar BKOW Bali ini,” ujar istri Haji A.Rahman ini.

Mengusung tema “ Sukses Menuju Industri Kreatif Berbasis Keluarga”. Seminar UMKM ini dilaksanakan juga sebagai peringatan Hari Kartini. “Kami bersyukur jumlah peserta seminar yang hadir sesuai harapan. Acara ini dihadiri lebih dari 400 orang. Selain perwakilan dari 22 organisasi wanita yang aktif di bawah wadah BKOW Bali, juga hadir Ny. Bintang Puspayoga, dewan kehormatan BKOW Ni Nyoman Masni, kalangan akademisi, komunitas pariwisata  dan masyarakat umum,” tutur Hesty Rahman. Ia mengatakan selain narasumber dari Bali juga tampil Ketua Kowani Dewi Motik.

Hesty Rahman, yang saat seminar juga tampil memimpin paduan suara PW Muslimat NU Bali menyanyikan Indonesia Raya, Mars BKOW dan Ibu Kita Kartini ini, mengutip  sambutan gubernur Bali yang dibacakan  Ni Luh Putu Praharsini, bahwa pemerintah sangat mengapresiasi seminar nasional yang selaras komitmennya membangun ekonomi kreatif demi tumbuhnya industri kreatif, perwujudan ekonomi kreatif yang mampu meningkatkan pendapatan dan taraf hidup masyarakat.

Juga, ditekankan dalam era globalisasi  persaingan di segala bidang makin ketat dan terbuka antara lain terkait SDM. Maka, industri kreatif yang dimunculkan selaras dengan potensi sumber daya yang tersedia. Di samping itu Hesty Rahman yang juga seorang pengusaha ini sepaham kalau dalam ekonomi kreatif yang diutamakan yakni faktor kualitas SDM, dalam rangka pencapaian kualitas produk.

Karenanya faktor ini mesti dibenahi, terutama menyangkut pendidikan dan keterampilannya. “Dengan kualitas SDM yang baik,  diharapkan muncul inovasi dan kreativitas secara leluasa. Apalagi, industri kreatif perlu menonjolkan produk yang khas dan berkembang bersamaan dengan pengembangan kreativitas pembuatnya. Orang kreatif tak akan pernah puas terhadap pencapaian hasilnya. Bagi mereka keunikan atau kekhasan  menjadi keunggulan sebuah produk,” paparnya mengutip sebagian sambutan Gubernur.  

Selanjutnya Hesti Rahman menambahkan, sebagaimana pesan Gubernur Bali pada BKOW sebagai wadah organisasi perempuan, begitu juga PW Muslimat NU Bali di bawah kepemimpinan Dra. Any Haniah M.A. terus menyesuaikan, melakukan adaptasi,  aktualisasi dri, senantiasa berpartisipasi dalam mendukung program pemerintah seperti rogram MDGs. ”Termasuk di dalamnya pengentasan warga masyarakat miskin serta mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan demi mampu berkontribusi di semua lini pembangunan,” tandasnya.

GILIRAN
MUSLIMAT NU
Ada tiga rangkaian kegiatan utama merayakan HUT ke-49 BKOW Bali tahun ini. Sebelum seminar telah dilaksanakan bakti sosial ke panti jompo di Singaraja. “Acara ini diikuti hampir 90%  organisasi yang bergabung di BKOW. Untuk ini kami banyak memperoleh bantuan dari para sponsor juga dari BP3A Bali,” katanya.
 
Acara terakhir berlangsung setelah seminar. “Di sini kami menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak  Bali melaksankan Fun Bike Jegeg , Kartini Peduli Pajak,“ ujarnya. Ia mengungkapkan setelah wajib pajak terjaring dan tergugah akan kewajibannya membayar pajak, rakyat juga meminta agar pemerintah menggunakan dana pajak dengan benar dan bukan hanya janji.

Hesty menyatakan dirinya lega, karena PW Muslimat NU Bali yang tahun ini mendapat giliran diberi mandat BKOW Bali untuk mengoordinir jalannya semua kegiatan, tidak menemui hambatan berkat dukungan organisasi lainnya yang secara bersama-sama dengan tulus membangun kerja sama.
“Saya pribadi juga lega, karena seluruh kegiatan sosial berjalan lancar, apalagi teman yang kami temui untuk mohon bantuan dengan senang hati membantu. Mereka percaya pada kami untuk bersama-sama melakukan kebaikan. Kerja sama tulus itu menyenangkan,” katanya sembari tersenyum.  -ard

Sumber: Koran Tokoh, Bali. (Selasa, 08 Mei 2012)

 

balimuslim.com | Panduan Wisata Bali untuk Wisatawan Muslim

Sebuah eBook untuk Wisatawan Muslim yang ingin ke Bali

Hanya Rp 25.000 atau USD 2 saja

Pembangunan/Renovasi Masjid

Musholla Al Hidayah

Facebook FanBox

Bali Muslim Tours Tweets

Search


You are here: Home Artikel Muslim Hesty Dewi Rahman Tulus Itu Menyenangkan

Thank you for choosing us